Pemerintah melalui Kemensos, menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2021.
Pencairan bansos PKH dilakukan mulai 4 Januari 2021.
Untuk diketahui, PKH disalurkan dalam 4 tahap (Januari, April, Juli, Oktober) melalui HIMBARA untuk peningkatan kesehatan keluarga, peningkatan pendidikan anak, dan mengurangi beban keluarga.
Melalui PKH, pemerintah turut memberikan BLT untuk ibu hamil dan balita dari keluarga miskin dan rentan miskin.
BLT ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Besaran Dana
Berikut adalah besaran dana yang diberikan dalam PKH:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp 3 juta per tahun
- Penyandang disabilitas dan lansia (>70 tahun): Rp 2,4 juta per tahun
- Anak usia sekolah SD/sederajat: Rp 900 ribu per tahun
- Anak usia sekolah SMP/sederajat: Rp 1,5 juta per tahun
- Anak usia sekolah SMA/sederajat: Rp 2 juta per tahun
Kriteria Penerima
Dikutip dari Indonesia.go.id, bagi Anda yang ingin menerima bantuan PKH, ada beberapa kriteria yang harus diketahui:
Kategori Keluarga Kurang Mampu
Program Keluarga Harapan diperuntukkan untuk keluarga yang kurang mampu.
PKH merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan dengan kriteria ibu hamil/menyusui, anak berusia nol sampai dengan enam tahun.
Komponen Pendidikan
Komponen pendidikan dengan kriteria anak SD/MI,SMP/MTs, SMA/SMK sederajat dan anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
Cara mendapatkan bantuan PKH
Dikutip dari Tribunnews, cara mendapatkan bantuan PKH yakni:
Ibu hamil wajib memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS).
Apabila belum memiliki KPS, bisa mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu disampaikan ke kelurahan
Apabila yang bersangkutan memang layak mendapatkan dana bantuan maka kepala desa akan melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan
Setelah prosedur tersebut terpenuhi, yang bersangkutan bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Berikut aturan yang wajib dipenuhi oleh Ibu hamil setelah menerima bantuan, di antaranya:
Selama kehamilan, wajib melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan selama 4 kali,
Yakni pada usia kehamilan 0-3 bulan, usia 4-6 bulan dan dua kali di usia kehamilan 7-9 bulan.
Pada masa pemeriksaan ibu hamil akan mendapatkan suplemen vitamin untuk menjaga kesehatan Bunda dan bayi kandungan.
Apabila ibu melahirkan wajib memperoleh pertolongan di fasilitas kesehatan.
Sumber : Tribunnews.com

bisa ko be pingin tau cara mendaftar
BalasHapusnya gimana?
Gimana caranya
BalasHapusSemenjak ada kopid aku tak punya modal lagi aku buka warung kecil "lan dirumah sekarang aku pingin menambah modal
BalasHapusTolong kasih tau cara untuk datar khusus yang ini rekening bri makasih
BalasHapusTlng caranya dong... untuk yang punya rekening bri
BalasHapusTlng caranya dong... untuk yang punya rekening bri
BalasHapuscara ny gimana ya
BalasHapusAnak sy smp 2 sd 1 kelas 4 dan punya anak balita dapet 200 000 z ,,yg lain pade lumayan dpetnya..ko bisa beda dgn yg lainn y..
BalasHapusAnak sy smp 2 sd 1 kelas 4 dan punya anak balita dapet 200 000 z ,,yg lain pade lumayan dpetnya..ko bisa beda dgn yg lainn y..
BalasHapusAnak sy smp 2 sd 1 kelas 4 dan punya anak balita dapet 200 000 z ,,yg lain pade lumayan dpetnya..ko bisa beda dgn yg lainn y..
BalasHapusGimana caranya
BalasHapusGimana cara mendaftar
BalasHapusSaya belum pernah dapat blt atau pkh...saya punya ank kecil usia satu thun 4 bln..saya ibu rumah tangga...suami kerja cuci mobil...buat sehari" masih belum memenuhi kbthn selama ad pandemi..gmna cara nya kami juga bisa dpt bansos
BalasHapusDari dulu sampai sekarang belum perna tersentuh yang namanya bantuan...anak saya sakarang hampir mau tamat sd belum perna dapat bantuan..kadang bingun yang ekonomi mapan malah dapt bantuan..
BalasHapusIngin daptar bantuan tapi gimana cara nya
BalasHapustolong dengan sangat kepada pemerintahan desa maupun kecamatan apabila ada masyarakat yg tidak mampu dan benar" membutuhkan mau daftar sebagai dtks layani dengan baik dan tulus ikhlas agar supaya mereka mendapatkan haknya jangan yg itu itu aja yg dapat orang" punya kartu pkh itu belum tentu mereka miskin coba pemutakhiran nya yg baik dan benar survai kelapangan
BalasHapus