Hari Bhayangkara, Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Polri di Masa Pandemi

                         

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan Upacara Hari Bhayangkara ke-75. Hari Bhayangkara yang diperingati setiap tanggal 1 Juli ini dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kamis (1/7/2021).

“Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-75 dan juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras jajaran Polri dalam menangani pandemi Covid-19,” kata Jokowi dalam pidato yang disiarkan langsung melalui YouTube KompasTV.

Selain menjalankan tugas utama, jajaran Polri diketahui telah bersinergi dengan TNI, dokter, tenaga kesehatan, kementerian, lembaga, Pemda, khususnya Dinkes dan relawan terkait dalam menangani pandemi.

Kendati demikian, Jokowi juga mengingatkan jajaran Polri tidak lengah dalam penanganan, khususnya di gelombang dua kasus positif Covid-19.

“Polri jangan lengah dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya. Polri jalan lengah sedikit pun dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum. Polri jangan pernah lengah dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegas Jokowi.

Jokowi meminta seluruh jajaran Polri terus aktif mendukung pemerintah dalam melaksanakan tugas pemerintah.

Pasalnya, situasi dan keadaan yang tengah dilalui tidak mudah. Selain harus menangani pandemi Covid-19, pemerintah juga harus menangani pemulihan ekonomi Indonesia.

Dalam mendukung pemerintah menjalankan tugasnya, Polri diharapkan mampu menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang semakin cepat sehingga keamanan dan stabilitas negara bisa tetap terjaga.

“Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat, bentuk-bentuk ancaman terhadap masyarakat, bangsa, dan negara juga semakin kompleks,” ujar Jokowi.

“Polri harus berpacu menguasai iptek agar tidak kalah dengan pelaku kejahatan. Penggunaan kewenangan Polri harus juga didukung dengan perkembangan teknologi mutakhir,” lanjutn

Presisi dan berbenah diri

Meski memiliki kewenangan, Presiden Jokowi juga memperingatkan Polri untuk bijak dapat bertanggung jawab terhadap kelebihan yang diberikan.

“Penggunaan kewenangan Polri melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan dan seterusnya harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Ingat bahwa negara kita adalah negara Pancasila, negara demokrasi, negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia,” ucapnya.

“Polri bukan hanya harus tampil tegas dan tanpa pandang bulu, tetapi juga harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Polri harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas,” sambungnya.

Lebih lanjut Jokowi menyebutkan, Polri harus presisi dalam menjalankan wewenang dan akurat dalam membuat keputusan, merujuk pada peraturan perundang-undangan dan norma-norma martabat masyarakat.

Untuk menjawab tantangan zaman, menurutnya, pengembangan SDM Polri perlu dipikirkan lebih serius untuk memenuhi karakter yang sesuai dengan tugas-tugas Polri dan menguasai perkembangan iptek terbaru.

Oleh karena itu, pengadaan equipment, pendidikan, dan promosi perlu dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Dengan demikian, Jokowi berharap seluruh jajaran Polri selalu berbenah demi mencapai transformasi Polri yang presisi dan mampu memberikan pengabdian terbaik kepada negara.

“Dalam memenuhi tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, Polri harus membenahi dan memperkuat manajemen dan kelembagaannya. Kebijakan perencanaan, pengorganisasian, penganggaran, monitoring, dan evaluasi harus dibenahi secara serius untuk mendukung Polri yang modern,” pungkasnya.


Sumber : https://www.kompas.tv/article



Posting Komentar untuk "Hari Bhayangkara, Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Polri di Masa Pandemi"