Musisi sekaligus aktor Didi Riyadi baru-baru ini ramai diperbincangkan usai membuat surat terbuka kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi.
Surat terbuka Didi Riyadi untuk Jokowi tersebut berisikan permintaan untuk menghentikan PPKM Darurat yang akhirnya resmi diperpanjang sampai Minggu 25 Juli 2021 mendatang.
Dalam YouTube Melaney Ricardo, Didi Riyadi juga menjelaskan alasannya membuat surat terbuka untuk Jokowi.
“Ya concern (prihatin) saja sama situasi sekarang. Kebetulan saya memperhatikannya soal beritanya enggak melulu soal Covid-nya, jadi lebih memperhatikannya dari sisi yang berbeda,” ujar Didi Riyadi, dikutip Pikiran-Rakyat.com melalui YouTube Melaney Ricardo, Selasa 20 Juli 2021.
ak hanya itu, drummer band Element tersebut mengatakan, mestinya dalam situasi seperti ini, pemerintah dan masyarakat harus melihat dari semua sudut pandang.
Selain itu, menurut Didi Riyadi, aturan-aturan yang tercantum dalam PPKM tidak solutif.
“Menurut saya, situasi sekarang ini kita harus bisa mengedukasi diri sendiri number one itu, number two adalah coba ayo kita bisa punya open minded, jadi lihatnya jangan kayak kacamata kuda. Coba lihat angle (sudut) dari lebih banyak gitu. Yang saya tangkap dan saya lihat, aturan-aturan tapi tidak solutif,” ujar Didi.
Pria 39 tahun itu menyampaikan perpanjangan PPKM Darurat membingungkan masyarakat karena berubah dari kebijakan sebelumnya
“Yang sebenernya, yang saya soroti adalah oke ini ada perpanjangan PPKM lagi rencananya, aturan baru lagi, terus apa? Masa kita harus hold back (pikir ulang) lagi mesti ngapain?” ucap Didi Riyadi.
“Kalau awal-awal pandemi, orang masih punya saving, masih punya tabungan, masih bisa survive (bertahan hidup). Tapi kan kebijakan ini ibaratkan kayak jalur puncak buka-tutup, buka-tutup,” ucapnya.
Selain itu, Didi mengungkapkan dirinya murni menulis surat terbuka untuk Jokowi tersebut atas keinginan sendiri, tidak ada urusan lain.
Didi pun meminta Jokowi untuk mempertimbangkan ulang PPKM Darurat yang lebih solutif dan lebih ramah, terlebih di Indonesia, kebanyakan golongan menengah ke bawah.
“Saya nulis surat ini murni, enggak ada tendensi apa pun. Pokoknya, enggak ada urusannya. Cuma lebih ke tolong dipertimbangkan lagi deh. Tolong di-consider lagi, mengenai kebijakan atau peraturan yang dibuat terkait PPKM ini. Coba lebih solutif, lebih ramah, terutama kita di Indonesia ini menengah ke bawahnya banyak,” ucapnya.***
Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/

Posting Komentar untuk "Didi Riyadi Bongkar Motif di Balik Surat Terbuka untuk Jokowi: Aturan Tidak Solutif"